Kota Dumai, Walikota Dumai H. Paisal, SKM.,MARS secara resmi melantik jajaran pengurus Persatuan Muballigh Dumai (PMD) periode 2026–2029 sekaligus meresmikan Website PMD Kota Dumai dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan pada hari Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, muballigh, muballighah, pengurus masjid dan musholla, serta berbagai elemen masyarakat Kota Dumai.
Dalam sambutannya, H. Paisal, SKM.,MARS selaku Walikota Dumai menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan PMD ke depan mampu menjadi wadah pemersatu para muballigh dan muballighah dalam membangun dakwah yang sejuk, moderat, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Saya titip kekompakan kepada H. Panaekan, Lc selaku Ketua PMD periode 2026–2029. Rangkul semua pihak, jangan ada perpecahan. Tetap bersinergi dengan para pemangku kepentingan demi membangun Kota Dumai dan kemaslahatan ummah,” ujar Walikota Dumai di hadapan para tamu undangan.
Walikota juga menyampaikan rasa bangga atas diresmikannya Website PMD Kota Dumai sebagai langkah maju organisasi dalam mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, dakwah saat ini tidak bisa dipisahkan dari media digital dan teknologi informasi. “Di era digital sekarang ini, dakwah tidak bisa lagi terpisahkan dari media. Kehadiran Website PMD Dumai menjadi sarana penting untuk menyebarkan syiar Islam, informasi kegiatan, serta memperkuat komunikasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Website tersebut diharapkan menjadi pusat informasi resmi PMD Kota Dumai, sekaligus media dakwah yang mampu menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya generasi muda yang aktif di dunia digital.
Sementara itu, Ketua PMD Kota Dumai periode 2026–2029, H. Panaekan, Lc dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan PMD kali ini telah merangkul berbagai unsur muballigh dan muballighah yang ada di Kota Dumai tanpa membedakan latar belakang daerah maupun kelompok tertentu.
“Dalam kepengurusan PMD periode 2026–2029 ini, kami sudah merangkul segala unsur. Jadi di PMD tidak ada lagi sebutan ustadz berdasarkan kedaerahan, tetapi semua muballigh panggilannya adalah ustadz. Dan setiap muballighah PMD panggilannya adalah ustadzah,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota PMD untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan demi kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat. “Mari kita bangun persaudaraan yang kuat secara internal, dan hebat demi kemaslahatan ummah. Dengan kebersamaan, insyaAllah dakwah di Kota Dumai akan semakin maju dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” tuturnya.
Acara pelantikan dan launching website tersebut berlangsung penuh kehangatan dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama seluruh pengurus dan tamu undangan. Kehadiran Website PMD Kota Dumai menjadi simbol semangat baru organisasi dalam mengembangkan dakwah yang adaptif, modern, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.