SD Quran Inabah Semarakkan Ramadhan dengan MTQ Antar Wali Murid

Dumai, 13 Maret 2026 – Suasana Ramadhan di SD Quran Inabah Global Islamic School semakin semarak dengan digelarnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Cabang Tartil Antar Wali Murid. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah memperkuat nilai-nilai ruhiyah sekaligus mempererat silaturahmi antara sekolah dan para wali murid.

Sekretaris Yayasan Inabatul Qur’an, Ust.  Afrizal, S.Ag., M.Pd.I., AWP, menegaskan bahwa MTQ merupakan langkah penting dalam membangun atmosfer religius di lingkungan sekolah. “Kegiatan ini melibatkan seluruh keluarga besar SD Quran Inabah, sehingga nilai spiritual tumbuh bersama,” ujarnya.

Ketua Komite Sekolah, bapak Sukri Adrianto, M.I.Kom, menilai kegiatan ini berdampak positif dalam menumbuhkan budaya Qurani. Ia mencontohkan tradisi para guru yang setiap pagi berbaris di gerbang sambil membaca Al-Qur’an sebagai teladan nyata bagi siswa. “Saya berharap anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah, Ustazah Ratna Putri Lestari, ST., Gr, berharap MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara sekolah dan wali murid. Ia menambahkan, ke depan akan hadir program keagamaan kolaboratif seperti kajian fiqih dan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Wafa.

Ketua Panitia, ustazah Gusmalinda, menyampaikan bahwa MTQ diikuti oleh 19 wali murid perwakilan dari setiap kelas. Acara berlangsung penuh khidmat dan antusiasme, mencerminkan semangat kebersamaan dalam memuliakan Al-Qur’an di bulan suci.

Selain MTQ, tradisi membaca Al-Qur’an setiap pagi oleh para guru di gerbang sekolah juga menjadi ciri khas yang memperkuat atmosfer religius. Tradisi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya Qurani yang melekat tidak hanya pada siswa, tetapi juga pada seluruh keluarga besar sekolah.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, SD Quran Inabah Global Islamic School menegaskan komitmennya membangun pendidikan yang berorientasi pada akademik sekaligus pembinaan karakter dan spiritualitas. Semarak Ramadhan di sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Qurani dapat tumbuh subur melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan wali murid. (U2)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *