PENGUKUHAN ASWAJA NUSANTARA DAN PELANTIKAN ITTIHAD PERSAUDARAAN IMAM (IPI) KOTA DUMAI

Kota Dumai, Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Staf Ahli Pemerintah Kota Dumai secara resmi mengukuhkan kepengurusan Aswaja Nusantara di Kota Dumai sekaligus melantik pengurus Ittihad Persaudaraan Imam (IPI) Kota Dumai dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan (18/01/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta peran strategis imam dan masjid dalam kehidupan keagamaan masyarakat Kota Dumai.

Nampak pada acara tersebut hadir staf Ahli Pemerintah Kota Dumai, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan organisasi keagamaan dan pembinaan umat. Hadir pula para pendiri Aswaja Nusantara Global yang memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan dan dilantik. Serta turut hadir dalam kegiatan ini Drs. H. Zakaria, M.Pd selaku ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai, KH. Rahmat Afifi selaku Ketua Komisi Fatwa MUI kota Dumai dan juga penasehat Aswaja Nusantara Global, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Dumai, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Dumai, serta para pengurus masjid dari berbagai wilayah di Kota Dumai.

Dalam sambutannya, staf ahli sebagai perwakilan Pemerintah Kota Dumai menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan Aswaja Nusantara dan IPI diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat nilai-nilai Islam moderat, serta meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di masjid-masjid.

Sementara itu, KH. Rahmat Afifi dalam sambutannya menyampaikan para pendiri Aswaja Nusantara Global dan menekankan pentingnya peran imam sebagai garda terdepan dalam membimbing umat, menjaga persatuan, serta menangkal paham-paham yang dapat merusak tatanan kehidupan beragama dan kebangsaan. “Ada sekitar 600 an para imam di kota Dumai yang tentunya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam bacaan dan hafalan al Qurannya. Keberadaan para imam ini tentunya ada satu atau dua orang yang terkadang diberhentikan oleh para pengurus dengan alasan tertentu. Sementara mereka tidak ada keluarga di kota Dumai ini, dan mau pulang ke daerahnya malu. Maka dengan adanya wadah IPI kota Dumai ini, diharapkan dapat memberikan solusi yang terbaik yang tidak hanya untuk para imamnya, tapi juga para pengurus Masjid dan Musholla”, ujar beliau.

Pelantikan pengurus Ittihad Persaudaraan Imam (IPI) Kota Dumai diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antarimam masjid, meningkatkan kompetensi keimaman, serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pemberdayaan umat.

Acara ditutup dengan foto bersama, sebagai harapan agar Aswaja Nusantara dan IPI Kota Dumai dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, profesionalisme, dan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan Kota Dumai.(Nayyer)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *